Tahukah Anda bahwa harga mobil baru di tiap daerah bisa berbeda satu sama lain. Tentunya perbedaan itu karena berbagai alasan. Beberapa di antaranya dari kondisi market lokal hingga kebijakan dari pemerintah yang sedang berjalan.
Berikut kami sajikan beberapa alasan lebih rinci mengapa harga mobil baru bisa berbeda di setiap daerah.
5 Alasan Harga Mobil Baru Bisa Berbeda di Tiap Kota
1. Kebijakan Pemerintah Terkait dengan Pajak
Kebijakan untuk membayar pajak kendaraan tarifnya berbeda-beda untuk setiap daerah. Komponen yang paling utama terkait perbedaan tarif tersebut adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atau BBNKB dan juga Pajak Kendaraan Bermotor atau PKB.
Misalnya di Balikpapan, BBNKB bisa mencapai 10-15 persen. Tarif pajak tersebut ditentukan pemerintah daerah.
Maka dari itu, tarifnya dapat bervariasi antara daerah satu dengan daerah lainnya. Inilah yang menyebabkan harga mobil baru lebih tinggi karena tarif pajak daerah tertentu bisa lebih tinggi.
2. Berkaitan dengan Tarif Distribusi
Mobil yang akan dikirimkan oleh pabrik ke wilayah yang jauh, perlu membayar biaya distribusi lebih tinggi. Misalnya, mengirim ke daerah timur Indonesia yang harus melewati lautan.
Itulah mengapa di daerah, seperti Sorong dan juga Jayapura, perbedaan harganya bisa mencapai Rp30-40 juta.
Masalahnya biaya untuk mengirim unit mobil melewati laut tidak bisa ditekan. Pihak penjual tidak memungkinkan menurunkan harga mobil baru dengan harga pengiriman yang tetap. Harga yang mahal tersebut berlaku untuk berbagai merek di bagian Indonesia Timur.
3. Berkaitan dengan Kondisi Pasar
Anda tentunya perlu mengingat hukum dasar dari ekonomi, yakni tingkat penawaran dan permintaan akan memengaruhi harga dari barang. Apabila permintaan suatu mobil di daerah tertentu sedang tinggi tetapi stoknya terbatas. Maka harga mobil baru akan lebih tinggi.
Sebaliknya, apabila stoknya banyak, tetapi permintaannya tidak banyak, maka harga mobil baru bisa lebih murah. Alasannya dealer bisa saja memberikan promo diskon agar pembeli tertarik
Mari mengambil contoh, misalnya di kota besar, harga mobil akan kompetitif. Sedangkan di daerah kecil, kuantitas dealer biasanya terbatas sehingga harga mobil baru bisa lebih mahal karena calon pembeli hanya memiliki sedikit pilihan.
4. Pengaruh Kebijakan dari Dealer
Kebijakan yang ditetapkan oleh dealer juga menjadi salah satu pengaruh perbedaan harga mobil baru di berbagai daerah. Ada dealer yang menerapkan diskon maupun intensif untuk calon pembeli di daerah tertentu. Tujuannya agar calon pembeli tertarik.
Intensif yang dimaksud bisa berwujud cashback, diskon, atau paket servis gratis, serta asuransi. Belum lagi adanya kebijakan dari pabrik ketika akan menyalurkan unit ke daerah-daerah.
Apabila pabrik hanya mengirim stok mobil terbatas dalam suatu daerah, maka harga mobil baru bisa tinggi. Namun, jika unitnya banyak, dealer biasanya akan menawarkan diskon.
5. Terkait Regulasi Daerah
Ingat, beberapa wilayah bisa memiliki regulasi yang berbeda-beda. Salah satunya terkait standar emisi. Ada yang lebih ketat, ada juga yang lebih longgar.
Untuk bisa menjualnya di daerah tersebut, maka mobil harus mampu mematuhi regulasi yang berjalan. Alasan itulah yang menyebabkan biaya produksi dan harganya menjadi lebih mahal.
Kini Anda sudah memahami berbagai alasan mengapa harga mobil baru berbeda-beda di setiap kota. Berbagai alasan tersebut tidak bisa ditekan begitu saja untuk menurunkan harga mobil karena biaya yang dikeluarkan sudah fixed dan tidak bisa ditawar lagi.
Anda bisa melakukan perbandingan harga mobil di setiap daerah sebelum melakukan pembelian. Mungkin saja Anda ingin membelinya di daerah lain dengan harga lebih murah dan penawaran yang lebih banyak.

